Kamis, 10 Juni 2021

Cerita Dongeng Anak Usia Dini

 BERTEMAN KARENA PAMRIH

Syalala Syalili... Itik mengepakan sayapnya dengan santai. "Hai-hai"…. sapa nya ketika melihat iguana yang sedang malas-malasan tidur siang. Sudah berapa hari ini itik selalu mengunjunginya. itik selalu bercerita tentang pengalamannya di luar sana. Dan sebagai imbalannya, iguana harus memberikan separuh makanannya untuk itik.

"bagaimana, Apakah kau mau mendengarkan ceritaku lagi?" tanya itik kepada iguana.

"Ohhh... tentu, aku sudah tidak sabar mendengar ceritamu." Jawab iguana sambil melompat-lompat.

"Baiklah, sini berikan makananmu kepadaku,"pinta itik kemudian. Iguana yang memang ingin tahu cerita-cerita itik, langsung membagi makanannya. Itik menyambutnya dengan semangat. Dan slurp.. Slurp.. Slurp.. makanan itu langsung ludes dimakannya.

Itik memulai ceritanya.."Kemarin, aku bertemu buaya. dia sangat baik kepadaku. Aku diajaknya jalan-jalan di su... "

"...cerita itu sudah pernah kau ceritakan, ganti yang lain," protes iguana. Itik menghentikan ceritanya karena dipotong iguana, iguana merasa cerita itu sudah pernah diceritakan kepadanya.

Lalu itik bercerita kembali, "Kancil itu ternyata tidak suka mencuri, kemarin aku bertemu dengannya dia sedang bekerja keras di la....... " kembali iguana memotong perkataan itik. “Itu juga sudah pernah  kau ceritakan.”

" hei... baiklah, kemarin aku bertemu dengan Putri Elsa, pemain film frozen. Dia sangat cantik dan ramah. Kami bermain di salju." Kata itik.

Itik terus bercerita panjang lebar bla..bla..bla..iguana mendengarkannya dengan agak heran akan tetapi dia belum Mau protes, Iguana mendengarkan cerita Itik sampai selesai.

"Memangnya salju ada dimana?" Tanya iguana penasaran.

"Emmm... Anu.. Emmm... Disitu, dekat pasar, " Jawab itik gugup.

Keesokan harinya, iguana sudah tidak mau lagi mendengarkan cerita itik. Berkali-kali itik membujuknya. Iguana hanya menggeleng. Awalnya dia benar-benar percaya dengan cerita itik. Tetapi kemarin, dia benar-benar kecewa. Mana ada salju di lingkungan mereka. Salju itu hanya ada di gunung-gunung tinggi atau luar negeri, itu yang dia tahu. Cerita Itik itu sangat mengada-ngada. Dan iguana juga yakin cerita-cerita yang lain yang diceritakan itik juga bohong. Iguana akhirnya sadar, Itik hanya memanfaatkannya saja untuk mendapatkan makanannya.

Sebenarnya, Itik memang tidak pergi kemana-mana. Dia hanya bermain di belakang rumah Pak Wiko. Musim kemarau begini, sangat susah baginya mencari makan. Dan begitu melihat Iguana yang setiap hari diberi makan dan dikurung saja, dia mencari siasat untuk memanfaatkannya. Kini siasatnya itu telah terbongkar. Iguana sudah tau apa yang diingginkan itik. Ia hanya mengincar makanan Iguana.

Setelah mengetahui Iguana sudah tidak percaya padanya. Itik lalu memutuskan menghampiri ikan di kolam. Dia berniat melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya kepada iguana.

Ikan sangat senang. Sepertinya, Itik akan menjadi sahabat yang bisa membuang rasa bosannya di kolam. Ikan tidak tahu, apa yang itu ceritakan kepadanya pernah pula disampaikan ke Iguana dan semua itu bohong.

Setelah mendengar cerita-cerita Itik, Ikan manggut-manggut senang. Ditambah lagi, Itik bercerita bertemu si ikan badut Nemo, kemudian elsa di film frozen. Dan sebenarnya itu adalah film-film kartun yang sangat disukai oleh anak pak Wiko.

"Wah... hidupmu sungguh bahagia!" Puji ikan. " Andai aku bisa sepertimu, yang bisa bebas kemanapun, sungguh menyenangkan!"

Mendengar pujian ikan, Itik makin bangga. Setengah makanan Ikan tidak terasa sudah pindah ke perutnya.

Suatu hari, sangkar iguana digantung oleh Pak Wiko di pohon mangga, dekat kolam. Iguana tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia menceritakan kebohongan itik, ikan kaget dia tidak menyangka itik tega kepadanya.

Ikan janji, tidak akan mendengarkan cerita bohong itik lagi lebih baik dia bermain dengan teman-temannya saja di kolam. Masih banyak yang mau berteman dengannya tanpa mengharapkan pamrih.

Mengetahui itu, itik menyesal karena sikapnya, dia jadi kehilangan dua teman. Dia pun berjanji untuk memperbaiki sikapnya. Dia ingin berubah lebih baik agar disukai banyak teman dan bisa mempunyai banyak teman.

Pesan moral yang dapat diambil: kita harus berteman dengan seseorang dengan tulus karena teman yang baik akan berteman dengan kita tanpa mengharapkan imbalan apapun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Dongeng Anak Usia Dini

  BERTEMAN KARENA PAMRIH Syalala Syalili... Itik mengepakan sayapnya dengan santai. "Hai-hai"…. sapa nya ketika melihat iguana y...